Pages

Wednesday, June 13, 2007

Pada Awan Ku Seru Nafasmu

Setiap jiwamu ku hela dengan nafasku
Selalu rindumu ku sahut dalam cintaku
Di awan itu ku ukir padah kasih dulu
Hingga sayup setiap jiwa dan resah pilu

Bergantungan kasih dan cinta, jiwa dan mesra
Berderaian harapan terpisah haluan

Satu persatu di awanmu ke jejak selalu
Satu persatu gugur punah kasihku
Satu persatu ku sedari kau tidak di situ
Dan satu persatu ku susun jejak nan baru

Lalu ku lihat awan
Dan lalu ku puja awan itu
Dan lalu aku pun telah berlalu, meninggalkan kenangan yang bertamu

Kamu kamu selalu di situ, bergelinggang menunggu lelahku
Dan kini telah aku tahu; tidak akan aku selalu menunggu

Awanku, padamu ku seru nafasku
Kembalikan jiwa dan indah semangatku
Agar tidak diselubung kabut-mendung dan jingga tabir sendu
Dan di awan itu, kutarikan senyumanku
Ku persembahkan kenangan lalu bak pelangi
Yang pergi setelah terik mentari

Awanku, biarlah terus aku di situ
Menyaksikan paksi-paksi manusia
Yang sedikit pun tidak merobek hati
Yang sedikit pun tidak meninggal didih rasa

Pada awan itu, semangatku bersatu dan ku hela nafas baru
Tanpa kamu-kamu!

Pesanku pada awan
Biarkan aku di sini; mengintai indahnya dunia
Melihat asyiknya manusia
Bersama cinta dan mesra

Kerana aku di awan nan ini, bersendiri tetapi tidak sepi.

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

No comments: