Selalu rindumu ku sahut dalam cintaku
Di awan itu ku ukir padah kasih dulu
Hingga sayup setiap jiwa dan resah pilu
Bergantungan kasih dan cinta, jiwa dan mesra
Berderaian harapan terpisah haluan
Satu persatu di awanmu ke jejak selalu
Satu persatu gugur punah kasihku
Satu persatu ku sedari kau tidak di situ
Dan satu persatu ku susun jejak nan baru
Lalu ku lihat awan
Dan lalu ku puja awan itu
Dan lalu aku pun telah berlalu, meninggalkan kenangan yang bertamu
Kamu kamu selalu di situ, bergelinggang menunggu lelahku
Dan kini telah aku tahu; tidak akan aku selalu menunggu
Awanku, padamu ku seru nafasku
Kembalikan jiwa dan indah semangatku
Agar tidak diselubung kabut-mendung dan jingga tabir sendu
Dan di awan itu, kutarikan senyumanku
Ku persembahkan kenangan lalu bak pelangi
Yang pergi setelah terik mentari
Awanku, biarlah terus aku di situ
Menyaksikan paksi-paksi manusia
Yang sedikit pun tidak merobek hati
Yang sedikit pun tidak meninggal didih rasa
Pada awan itu, semangatku bersatu dan ku hela nafas baru
Tanpa kamu-kamu!
Pesanku pada awan
Biarkan aku di sini; mengintai indahnya dunia
Melihat asyiknya manusia
Bersama cinta dan mesra
Kerana aku di awan nan ini, bersendiri tetapi tidak sepi.
No comments:
Post a Comment